Subhan Aksa & Hade Mboi

 Balikpapan – Untuk kali ketiga berturut Subhan Aksa sukses menjuarai reli mobil Indonesia setelah memenangi putaran keempat sekaligus terakhir serial Kejurnas East Borneo Rally di Balikpapan, Kaltim, Minggu (18/11).

Tampil dengan Mitsubishi Lancer Evolution X  yang ia namai Sadira – mengikuti nama salah satu keponakan kesayangannya–, pereli asal Sulsel ini tampil dominan pada keseluruhan lomba. Sebanyak 6 Special Stage (SS) di wilayah Gunung Harang Sejahtera pada hari terakhir dilakoninya tak lagi segalak penampilan hari sebelumnya (Sabtu, 17/11) saat ia memenangi seluruh SS yang ada. Berpasangan dengan navigator Hade Mboi, ia cenderung menjaga irama lomba karena sudah unggul  1 menit 25,4 detik pada hari sebelumnya atas pesaing terdekat, Rizal Sungkar (DKI Jaya). Dari enam SS tersisa, Subhan tampil tercepat di 3 SS. Dua SS direbut Rizal Sungkar, dan 1 SS dimenangi pereli muda tuan rumah Ryan Nirwan.

Meski sudah cenderung tampil aman, kendala serius justru dialami Subhan di SS 12 yang merupakan lintasan terakhir. Turbo mobilnya jebol pada 4 km sebelum garis finish. Dengan segala daya dan kemampuan mesin yang mendadak drop, ia berjuang mencapai finish dan akhirnya banyak kehilangan waktu. Di situ saja selisih waktunya terpangkas 37,6 detik oleh Rizal yang memenangi SS tersebut.

“Untungnya sudah banyak menabung keunggulan waktu di hari pertama. Sempat deg-degan juga dengan kondisi mobil yang tiba-tiba seperti itu,” ujarnya.

Secara keseluruhan ia mencatat total waktu 1 jam 14 menit 57,5 detik. Disusul Rizal di tempat kedua, dan Akbar Hadianto di urutan ketiga. Sayang, Ryan yang sebenarnya tampil apik dan bisa mengimbangi para seniornya mengalami kecelakaan fatal di SS11 dan harus dilarikan ke rumah sakit meski cederanya tak parah. Ia masih menggunakan ban basah sementara saat itu lintassan sudah mulai mengering. Mobilnya selip dan menghantam tanggul, kemudian berputar menabrak tebing.

Subhan Aksa & Hade Mboi

Ini kali ketiga Subhan menjuarai seri Kejurnas 2012. Sebelumnya ia memenangi Seri 1 dan 3 yang berlangsung di Sumatera Utara, sementara Rizal memenangi Seri 2. Hasil ini membawanya jadi juara Indonesia 2012. Sebuah hattrick istimewa dalam karir relinya setelah mendapat status sama pada 2009 dan 2010. Pada 2011 tak ada kejuaraan nasional.

“Saya sangat bersyukur dengan pencapaian ini. Sukses ini berkat berbagai faktor, khususnya kerja keras tim yang mampu membuat mobil kompetitif. Gelar nasional ini buat saya sangat berharga dan membanggakan. Itu diraih dengan perjuangan berat,” tandasnya kepada para wartawan seusai finish SS12.

Menjadi lebih istimewa karena prestasi itu melengkapi prestasi internasional yang sepekan sebelumnya ia sukses mengakhiri serial FIA 2102 Production World Rally Championship (PWRC) di posisi 5 Besar.

Flying Ubang

Mengenai rencana musim depan, Subhan memastikan tetap berlomba di seri Kejuaraan Nasional meskipun saat bersamaaan ia akan mengikuti seri PWRC yang akan berganti nama jadi WRC-2. Ia tidak akan memfokuskan diri di seri dunia karena ingin tetap ikut meramaikan atmosfer kompetisi di seri nasional.

“Secara pribadi, gelar nasional buat saya punya kebanggaan tersendiri. Itu sangat berharga meskipun saya juga ikut di kejuaraan dunia. Selain itu, dunia reli Tanah Air sudah membaik belakangan ini, baik dari segi penyelenggaraan, partisisapi peserta, maupun kualitas lombanya. Ini tentu jadi tanggung jawab bersama untuk terus mengembangkannya dan mudah-mudahan tahun depan semakin baik dan ramai,” tutup pereli berusia 26 ini yang memulai karir relinya sejak remaja.

– Selesai-

SEKILAS BOSOWA

Bosowa Group dirintis dan didirikan oleh tokoh dan pengusaha nasional HM Aksa Mahmud di Makssar, Sulawesi Selatan, 22 Februari 1973, dengan nama CV Moneter. Dengan prinsip dan kerja keras khas masyarakat Bugis, perusahaan yang tadinya bergerak di sektor perdagangan otomotif ini terus membesar dan berkembang secara nasional. Bosowa Group kini merambah dan eksis di berbagai sektor industri dan jasa.

Di sektor otomotif, Bosowa Group tak hanya eksis dengan hak pemasaran berbagai merek mobil di kawasan timur Indonesia. Perusahaan ini juga menunjukkan kepedulian yang besar terhadap olahraga bermotor Indonesia, khususnya reli mobil. Selain rutin menggelar kejuaraan sebagai ajang pembinaan atlet muda, Bosowa pun mendukung sepenuhnya kiprah pereli nasional Subhan Aksa di kejuaraan dunia FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC) sebagai ajang penghubung juara nasional 2009 dan 2010 itu ke WRC yang merupakan level tertinggi reli dunia.

Semen menjadi primadona grup perusahaan ini dengan produk dan merek terkenalnya, Semen Bosowa. Diawali dengan pendirian pabrik PT Semen Bosowa di Maros, Sulsel, pada 1999 dan kemudian berkembang cepat dan menguasai pasar Indonesia Timur.

Sukses di timur, Bosowa masuk pasar Indonesia Barat dengan mendirikan PT Semen Bosowa Batam di Batam, Kepulauan Riau. Dan, terbaru, pada awal Mei 2012 baru lalu, sudah dimulai pembangunan pabrik PT Semen Bosowa Banyuwangi di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kapasitas produksi 1,2 juta ton semen per tahun.

Dengan tiga pabrik itu, Bosowa akan menyuplai sekitar 10% dari total kebutuhan Indonesia yang jumlahnya 45 juta ton pertahun.

PT Semen Bosowa adalah perusahaan swasta nasional yang sepenuhnya dimiliki putra bangsa sendiri.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Feldani Effendy (DeNi)

Deniscomm, Motorsport Public Relations Consultant

HP: +62816 1305658

Email: feldani@deniscomm.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s