Unggul di Semua SS, Subhan Aksa Pimpin Hari Pertama

Posted: November 17, 2012 in Rally, Reli Balikpapan 2012 (seri ke-4)
Tags: , , , , , , , ,

Subhan Aksa & Hade Mboi

Balikpapan – Pereli nasional Subhan Aksa (Sulsel/Mitusbishi Lancer Evolution X) memimpin sementara putaran Kejuaran Nasional bertajuk East Borneo Rally Championship (EBRC) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (17/11). Berpasangan dengan hade Mboi, Subhan melibas semua Special Stage (SS) yang dipertandingkan hari ini dengan posisi tercepat. Dari 6 SS yang dijadwalkan, penyelenggara terpaksa membatalkan SS2 di wilayah pertambangan batubara Gunung  Harang Sejahtera akibat kesalahan komunikasi di lapangan. Lima SS lainnya di wilayah sama diborong Subhan dengan total waktu 32 menit 34,7 detik. Pereli DKI Jakarta Rizal Sungkar menempati posisi kedua dengan tertinggal 1 menit 25,4 detik.

Keunggulan tersebut atas Rizal membuat beban Subhan pada hari terakhir Minggu (18/11) lebih ringan. Sekaligus memperlebar peluangnya menjadi juara nasional 2012 yang merupakan ketiga kalinya setelah musim 2009 dan 2010.

“Untuk sekarang ini kami puas dengan hasilnya. Tapi, ini kan sementara. Besok masih ada 6 SS yang harus dijalani, tentunya tetap fokus untuk menyelesaikannya sebaik mungkin. Paling tidak untuk mempertahankan keunggulan pada hari ini,” kata Subhan seusai finish SS6.

Baik Subhan maupun navigator Hade Mboi menyebut selisih waktu dengan Rizal memang membuat posisi mereka sementara ini nyaman untuk memulai lomba pada hari terakhir. Namun demikian, mereka tetap mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi di sisa lomba. Terlebih karena hujan yang setiap saat bisa turun di lokasi lomba.

“Intinya kami tetap mengedepankan kehati-hatian dan terus berusaha meraih waktu tercepat. Jika hujan lagi, perlu ekstra hati-hati karena treknya sangat licin. Saat finish SS4, mobil sempat jalan terus meski sudah direm saking licinnya lintasan,” tambah Subhan.

Subhan Aksa & Hade Mboi

Punggawa Bosowa Rally Team yang juga bertarung di kejuaraan dunia FIA Production World Rally Championship itu mengaku tak punya kiat khusus untuk memenangi seri EBRC. Semua SS digelar di lokasi yang itu ke itu saja di tiga lintasan khusus. Semuanya di jalur lebar berkarakter high speed atau bisa dilalui dengan kecepatan tinggi. Nyaris tak ditemui tikungan-tikungan tajam di sepanjang lintasan berupa tanah padat bercampur batubara itu.

“Kebetulan saja mobil kami memang cocok dengan karakteristik trek semacam ini. Saya beberapa kali mengintip speedometer saat melaju di trek lurus. Kadang dapat top speed 180 km/jam, kadang 150. Jadi, lintasannya memang memungkinkan kita mengembangkan kecepatan. Bisa secepat itu dalam sebuah reli, buat saya jadi kenikmatan tersendiri.”

Kalaupun bisa disebut sebagai kiat, lanjutnya, itu adalah pemilihan ban antara berkompon lunak dan keras beserta volume anginnya.  Itu sangat penting disesuaikan dengan kondisi lintasan.

“Meski sempat sedikit salah di awal lomba, saya bersyukur pada sebagian besarnya kami memilih ban yang cocok. Mudah-mudahan besok (Minggu, 18/11) cuaca bisa seperti hari ini lagi dan bisa tampil sebagai pemenang di akhir lomba,” tutup Subhan.

– Selesai-

SEKILAS BOSOWA

Bosowa Group dirintis dan didirikan oleh tokoh dan pengusaha nasional HM Aksa Mahmud di Makssar, Sulawesi Selatan, 22 Februari 1973, dengan nama CV Moneter. Dengan prinsip dan kerja keras khas masyarakat Bugis, perusahaan yang tadinya bergerak di sektor perdagangan otomotif ini terus membesar dan berkembang secara nasional. Bosowa Group kini merambah dan eksis di berbagai sektor industri dan jasa.

Di sektor otomotif, Bosowa Group tak hanya eksis dengan hak pemasaran berbagai merek mobil di kawasan timur Indonesia. Perusahaan ini juga menunjukkan kepedulian yang besar terhadap olahraga bermotor Indonesia, khususnya reli mobil. Selain rutin menggelar kejuaraan sebagai ajang pembinaan atlet muda, Bosowa pun mendukung sepenuhnya kiprah pereli nasional Subhan Aksa di kejuaraan dunia FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC) sebagai ajang penghubung juara nasional 2009 dan 2010 itu ke WRC yang merupakan level tertinggi reli dunia.

Semen menjadi primadona grup perusahaan ini dengan produk dan merek terkenalnya, Semen Bosowa. Diawali dengan pendirian pabrik PT Semen Bosowa di Maros, Sulsel, pada 1999 dan kemudian berkembang cepat dan menguasai pasar Indonesia Timur.

Sukses di timur, Bosowa masuk pasar Indonesia Barat dengan mendirikan PT Semen Bosowa Batam di Batam, Kepulauan Riau. Dan, terbaru, pada awal Mei 2012 baru lalu, sudah dimulai pembangunan pabrik PT Semen Bosowa Banyuwangi di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kapasitas produksi 1,2 juta ton semen per tahun.

Dengan tiga pabrik itu, Bosowa akan menyuplai sekitar 10% dari total kebutuhan Indonesia yang jumlahnya 45 juta ton pertahun.

PT Semen Bosowa adalah perusahaan swasta nasional yang sepenuhnya dimiliki putra bangsa sendiri.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Feldani Effendy (DeNi)

Deniscomm, Motorsport Public Relations Consultant

HP: +62816 1305658

Email: feldani@deniscomm.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s