Juarai SS10, Subhan Masih Memburu Ligato

Posted: October 20, 2012 in Rally, Rally Italia
Tags: , , , , , ,

Subhan Aksa

 Sardinia/Italia – Hari ketiga Rally d’Italia Sardegna, Sabtu (20/10) paruh pertama dilewati Subhan Aksa/Nicola Arena dengan hasil cemerlang, antara lain dengan menjuarai SS10 Monte Di Ala berjarak 14,49 km. Pasangan Bosowa Rally Team ini semakin kompak di dalam kokpit Mitsubishi Lancer Evolution X yang dipacu Subhan. Sepanjang Sabtu ini lomba berlangsung dari SS (Special Stage) 9 hingga SS (Special Stage) 14 dengan total jarak kompetisi 115,92 km.

Subhan memulai hari ketiga dengan posisi 4 overall PWRC. Peringkat ini sudah diraih pada SS8 Monte Lerno 2 yang merupakan SS penutup pada Jumat (19/10) yang berlangsung malam hari. Lintasan 29,68 km itu berlokasi sama  dengan SS3 pada pagi harinya. Tipikal treknya sangat disukai Subhan dan ia bisa finish ketiga di SS3 tersebut.

“Itu sebabnya kami susun strategi fight dan berusaha menyodok ke urutan 4 overall. Ini bisa dilakukan di SS8 karena kami sudah paham jalur ini, apalagi kondisinya sudah lebih bersih dibandingkan saat SS3. Sempat ada kendala pada rem, tapi alhamdulillah waktunya masih bagus,” cerita Subhan yang melibas SS8 dengan  catatan waktu 21 menit 06,1 detik dan menjadi kedua tercepat setelah Michals Kosciuoszko (Polandia) yang lebih cepat 1,1 detik.

Hasilnya sesuai tujuan. Peringkat Subhan naik ke urutan 4 overall setelah sejak awal lomba bertahan di urutan 5. Kebetulan, Ricardo Trivino (Meksiko) mengalami pecah ban di SS8 itu sehingga total waktu Subhan di urutan 4 semakin kuat.

Naik satu peringkat, perburuan Subhan beralih dari Trivino ke Marcos Ligato (Argentina) yang menempati peringkat 3. Subhan mengawalinya dengan finish urutan 5 di SS9 Coiluna-Loelle1 sepanjang 29,35 km dengan waktu tempuh 20 menit 05,3 detik. Ia tertinggal 27,8 detik dari Nicholas Fuchs (Peru) yang lagi-lagi menjadi finisher pertama.

Subhan Aksa

Selanjutnya di SS10, juara nasional Indonesia itu sukses membukukan kemenangan pertama di SS Rally Italia dengan waktu 10:09,5 atau unggul 0,3 detik dari Kosciuszko serta 3,7 detik atas Ligato. Sayang, laju Subhan terhambat di SS11 Monte Olia. Ia kehilangan waktu berharga karena mobilnya mengantam sebuah batu di tengah lintasan dan merusak sistem pengereman. Tanpa rem, Evo X itu meluncur ke garis akhir dan masih dapat urutan 6. Ketertinggalan Subhan dari Ligato yang tadinya 33,3 detik kini jadi 1:28,9.

“Yah, apa boleh buat. Batu memang musuh utama di reli ini dan sudah banyak mencelakaan peserta dari hari pertama. Selisih waktu dengan Ligato memang kian tajam, tapi kami tetap bersemangat akan terus berusaha mengejarnya di SS berikut agar masuk 3 Besar. Semoga tak ada lagi kendala dan kami bisa meningkatkan performa sebelum menyudahi lomba hari ini,” tambah Subhan yang masih di kelompok 4 Besar di bawah Fuchs, Valeriy Gorban (Ukraina), dan Ligato.

Hanya saja, katanya, ia harus tenang dan menerapkan strategi tepat. Sembari memburu Ligato, ia tak boleh lengah. Pasalnya, Kosciuszko dan Benito Guerra (Meksiko) kini sudah merangkak ke urutan  5 dan 6. Kedua pentolan PWRC itu terhenti di hari pertama dan tengah berjuang ke peringkat atas.

 

– selesai –

Sekilas PWRC

 

Dulu kelas ini dikenal sebagai Grup N. PWRC dirilis FIA (Federation Internationale de l’Autombile/Federasi Otomotif Internasional) pada 2002 dengan sedikit perubahan regulasi. Mobil yang digunakan adalah produksi massal dengan modifikasi tertentu yang dibolehkan, misalnya penggunaan turbo dan sistem penggerak 4 roda (4 wheel drive).

PWRC merupakan salah satu kelas pendukung WRC, dilombakan bersamaan dengan event WRC dan menggunakan lintasan yang sama. Kompetisi ini dikelola dan di bawah sanksi FIA. Karenanya peserta yang berhak memburu gelar juara dunia adalah mereka yang terdaftar sebagai permanent entry FIA dengan keharusan mengikuti sejumlah seri yang ditetapkan, seperti musim 2012 ini di mana peserta wajib mengikuti minimal 6 dari 8 seri yang terjadwal.

Tahun ini terdaftar 12 peserta tetap PWRC. Dua seri terdahulu, Rally Monaco dan Mexico, hanya diikuti 3 dan 5 pereli PWRC terdaftar. Karena itu enam seri tersisa bakal menyuguhkan persaingan yang amat terbuka.

Seperti halnya GP2 di ajang balap F1, PWRC adalah gerbang terdekat ke WRC sebagai level tertinggi kejuaraan reli dunia. Nasser Al-Attiyah, contohnya, telah memperkuat tim pabrik Citroen di WRC.

Kelas pendukung lainnya adalah  SWRC (Super 2000 World Rally Championship) dan WRC Academy yang bertarung dalam satu merek (Ford Fiesta).

 

SEKILAS BOSOWA

Bosowa Group dirintis dan didirikan oleh tokoh dan pengusaha nasional HM Aksa Mahmud di Makssar, Sulawesi Selatan, 22 Februari 1973, dengan nama CV Moneter. Dengan prinsip dan kerja keras khas masyarakat Bugis, perusahaan yang tadinya bergerak di sektor perdagangan otomotif ini terus membesar dan berkembang secara nasional. Bosowa Group kini merambah dan eksis di berbagai sektor industri dan jasa.

Di sektor otomotif, Bosowa Group tak hanya eksis dengan hak pemasaran berbagai merek mobil di kawasan timur Indonesia. Perusahaan ini juga menunjukkan kepedulian yang besar terhadap olahraga bermotor Indonesia, khususnya reli mobil. Selain rutin menggelar kejuaraan sebagai ajang pembinaan atlet muda, Bosowa pun mendukung sepenuhnya kiprah pereli nasional Subhan Aksa di kejuaraan dunia FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC) sebagai ajang penghubung juara nasional 2009 dan 2010 itu ke WRC yang merupakan level tertinggi reli dunia.

Semen menjadi primadona grup perusahaan ini dengan produk dan merek terkenalnya, Semen Bosowa. Diawali dengan pendirian pabrik PT Semen Bosowa di Maros, Sulsel, pada 1999 dan kemudian berkembang cepat dan menguasai pasar Indonesia Timur.

Sukses di timur, Bosowa masuk pasar Indonesia Barat dengan mendirikan PT Semen Bosowa Batam di Batam, Kepulauan Riau. Dan, terbaru, pada awal Mei 2012 baru lalu, sudah dimulai pembangunan pabrik PT Semen Bosowa Banyuwangi di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kapasitas produksi 1,2 juta ton semen per tahun.

Dengan tiga pabrik itu, Bosowa akan menyuplai sekitar 10% dari total kebutuhan Indonesia yang jumlahnya 45 juta ton pertahun.

PT Semen Bosowa adalah perusahaan swasta nasional yang sepenuhnya dimiliki putra bangsa sendiri.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Feldani Effendy (DeNi)

Deniscomm, Motorsports Public Relations Consultant

HP: +62816 1305658

Email: feldani@deniscomm.com

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s