Subhan Aksa

 Sardinia/Italia – Meski masih terbuka lebar, peluang Subhan Aksa menjuarai Rally Italia bertambah berat setelah banyak kehilangan waktu dalam 5 Special Stage yang sudah diselesaikan pada Kamis (18/10) hingga Jumat (19/10). Seperti ia perkirakan sebelumnya, jalur reli tanah ini memang sangat tricky dan mudah merusak mobil.

Itu terbukti pada SS2  di wilayah Terranova 2 sepanjang 28,14 km. Sepertinya SS ini memang jadi jalur maut buat seluruh kontestan Rally Italia. Banyak yang melintir bahkan terhenti di sini. Lintasannya panjang, licin, dan berlangsung dalam kegelapan malam sehingga perlu ekstra hati-hati melibasnya. Dua pereli papan atas PWRC (Production World Rally Championship), Benito Guerra (Meksiko) dan Michal Kosiuzkso (Polandia) gagal meneruskan lomba di jalur ini. Padahal kedua pereli satu tim itu tengah saling berebut poin di puncak klasemen untuk memburu gelar juara dunia 2012. Ironisnya, mereka berhenti hanya dengan selisih jarak 200 meter. Meski boleh melanjutkan lomba di SS berikutnya, Guerra dan Kosciuszko sudah kehilangan waktu lebih dari 10 menit dan itu cukup membuat mereka terpuruk di hasil keseluruhan sementara.

Subhan Aksa

Nasib sial yang dialami Subhan pun terjadi di SS2 itu. Ban belakang Mitsubishi Evo X yang dipacu pereli andalan Bosowa Rally Team itu pecah. Untungnya, ia dan navigator Nicola Arena (Italia) bisa mencapai finish meski seperti menyeret-nyeret mobil sepanjang 20 km.

Belum cukup, nasib nahas berikutnya dialami Subhan di SS5 Tergu-Osilo1 sepanjang 14,88 km.  Kali ini pacuannya sempat keluar lintasan dan lagi-lagi kehilangan waktu berharga.

“Jalanannya kasar sekali. Ban kami sampai habis, seperti ampas” tutur Subhan.

Hasil itu membuat Subhan sementara tertahan di urutan 5 dengan total waktu 1 jam 29 menit 58,0 detik. Ia tertinggal 2 menit 22,6 detik dari Nicholas Fuchs (Peru) yang sementara memimpin kejuaraan. Kosciuszko dan Guerra sendiri berada di urutan 8 dan 9. Dan, komposisi ini membuat rivalitas PWRC semakin sengit untuk saling caplok posisi masing-masing di klasemen kejuaraan.

Namun, Subhan tak ingin terpengaruh oleh perburuan posisi itu dan tetap fokus untuk  diri sendiri. Ia mengaku masih sangat bersemangat mengarungi 11 SS berikutnya dan berusaha mendapatkan hasil terbaik. Ia yakin bisa lebih baik lagi, apalagi komunikasi dan kerja samanya dengan Nicola Arena pun semakin nyetel setelah 5 SS berlalu.

“Mudah-mudahan di kesempatan berikutnya lebih baik. Perjalanan masih 11 SS lagi dan banyak hal yang sulit diduga. Meski semakin berat, kami masih bersemangat untuk mengejar posisi podium,” tandasnya. Semoga.

– selesai –

Sekilas PWRC

Dulu kelas ini dikenal sebagai Grup N. PWRC dirilis FIA (Federation Internationale de l’Autombile/Federasi Otomotif Internasional) pada 2002 dengan sedikit perubahan regulasi. Mobil yang digunakan adalah produksi massal dengan modifikasi tertentu yang dibolehkan, misalnya penggunaan turbo dan sistem penggerak 4 roda (4 wheel drive).

PWRC merupakan salah satu kelas pendukung WRC, dilombakan bersamaan dengan event WRC dan menggunakan lintasan yang sama. Kompetisi ini dikelola dan di bawah sanksi FIA. Karenanya peserta yang berhak memburu gelar juara dunia adalah mereka yang terdaftar sebagai permanent entry FIA dengan keharusan mengikuti sejumlah seri yang ditetapkan, seperti musim 2012 ini di mana peserta wajib mengikuti minimal 6 dari 8 seri yang terjadwal.

Tahun ini terdaftar 12 peserta tetap PWRC. Dua seri terdahulu, Rally Monaco dan Mexico, hanya diikuti 3 dan 5 pereli PWRC terdaftar. Karena itu enam seri tersisa bakal menyuguhkan persaingan yang amat terbuka.

Seperti halnya GP2 di ajang balap F1, PWRC adalah gerbang terdekat ke WRC sebagai level tertinggi kejuaraan reli dunia. Nasser Al-Attiyah, contohnya, telah memperkuat tim pabrik Citroen di WRC.

Kelas pendukung lainnya adalah  SWRC (Super 2000 World Rally Championship) dan WRC Academy yang bertarung dalam satu merek (Ford Fiesta).

 

SEKILAS BOSOWA

Bosowa Group dirintis dan didirikan oleh tokoh dan pengusaha nasional HM Aksa Mahmud di Makssar, Sulawesi Selatan, 22 Februari 1973, dengan nama CV Moneter. Dengan prinsip dan kerja keras khas masyarakat Bugis, perusahaan yang tadinya bergerak di sektor perdagangan otomotif ini terus membesar dan berkembang secara nasional. Bosowa Group kini merambah dan eksis di berbagai sektor industri dan jasa.

Di sektor otomotif, Bosowa Group tak hanya eksis dengan hak pemasaran berbagai merek mobil di kawasan timur Indonesia. Perusahaan ini juga menunjukkan kepedulian yang besar terhadap olahraga bermotor Indonesia, khususnya reli mobil. Selain rutin menggelar kejuaraan sebagai ajang pembinaan atlet muda, Bosowa pun mendukung sepenuhnya kiprah pereli nasional Subhan Aksa di kejuaraan dunia FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC) sebagai ajang penghubung juara nasional 2009 dan 2010 itu ke WRC yang merupakan level tertinggi reli dunia.

Semen menjadi primadona grup perusahaan ini dengan produk dan merek terkenalnya, Semen Bosowa. Diawali dengan pendirian pabrik PT Semen Bosowa di Maros, Sulsel, pada 1999 dan kemudian berkembang cepat dan menguasai pasar Indonesia Timur.

Sukses di timur, Bosowa masuk pasar Indonesia Barat dengan mendirikan PT Semen Bosowa Batam di Batam, Kepulauan Riau. Dan, terbaru, pada awal Mei 2012 baru lalu, sudah dimulai pembangunan pabrik PT Semen Bosowa Banyuwangi di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kapasitas produksi 1,2 juta ton semen per tahun.

Dengan tiga pabrik itu, Bosowa akan menyuplai sekitar 10% dari total kebutuhan Indonesia yang jumlahnya 45 juta ton pertahun.

PT Semen Bosowa adalah perusahaan swasta nasional yang sepenuhnya dimiliki putra bangsa sendiri.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Feldani Effendy (DeNi)

Deniscomm, Motorsports Public Relations Consultant

HP: +62816 1305658

Email: feldani@deniscomm.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s