Waspadai Ligato, Subhan Siap Tarung

Posted: October 17, 2012 in Rally, Rally Italia
Tags: , , , , , , , , ,

Subhan Aksa

Sardinia/Italia –  Persiapan Subhan Aksa ke Rally d’Italia Sardegna pada 18 – 21 Oktober sudah optimal. Dari segi fisik dan mental, ia telah siap 100%. Motivasinya pun sangat tinggi untuk berjuang meraih kemenangan perdana di katagori FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC) yang dilangsungkan berbarengan dengan kelas manufaktur WRC.

Ditegaskan punggawa Bosowa Rally Team itu seusai melakoni survey lintasan pada 16 lokasi SS (Special Stage) yang menjadi ajang lomba Rally Italia dengan total jarak SS 316,04 km. Ia didampingi Nicola Arena (Italia) yang menggantikan peran Jeff Judd (Selandia Baru) sebagai navigator. Selaku navigator tuan rumah dengan jam terbang 300-an ajang reli nasional dan internasional, Arena memberi banyak masukan buat Subhan saat menyusun pacenote dan hal-hal teknis lainnya. Terlebih bagian-bagian tertentu yang kerap menjebak peserta.

“Mudah-mudahan tak ada kerusakan mobil atau kesalahan seperti di Rally Jerman. Dengan begitu saya bisa fokus meraih hasil terbaik di seri ini, minimal podium seperti di Rally Acropolis dan New Zealand,” tegas Subhan dari Italia pada Rabu (17/10).

Ia memang memancang  target tersendiri di Italia dengan sasaran kemenangan pertama di PWRC. Satu hal yang realistis setelah meraih predikat runner up di Acropolis dan Selandia Baru. Terlebih karakter lintasan Italia yang semuanya gravel dan mirip lintasan reli di Indonesia.

“Lintasannya sangat tricky dan gampang sekali merusak mobil. Tapi, saya yakin tim teknis bisa menyiapkan segala sesuatunya untuk disesuaikan dengan kondisi tersebut,” tegas Subhan yang membesut Mitsubishi Lancer Evolution X yang dirancang-bangun oleh Race Torque Engineering Australia.

Subhan Aksa

Rally Italia merupakan seri ke-7 dari 8 seri PWRC dan seri ke-12 dari 13 putaran WRC.  Kelas PWRC menjadi sorotan tersendiri karena atmosfer kompetisinya masih kental dan sengit. Di atas kertas, masih terbuka peluang bagi 7 pereli untuk menjadi juara dunia PWRC 2012. Beda dengan WRC yang gelar dunianya sudah dikunci Sebastien Loeb (Citroen WRT) pada seri sebelumnya di Prancis.

Subhan salah satu dari yang 7 itu. Ia berada di 5 Besar klasemen dengan koleksi 50 poin. Puncak klasemen dihuni Benito Guerra (Meksiko) dengan poin 80. “Dari hitung-hitungannya memang masih terbuka kesempatan jadi juara musim ini. Tapi, saya dan tim tak muluk-muluk dululah jadi juara dunia. Apalagi kompetisi hanya menyisakan dua putaran, Italia dan Rally Spanyol. Yang dikejar saat ini adalah kembali ke 3 Besar dengan cara menjuarai Italia,” imbuhnya.

Subhan Aksa

Pasca Rally Selandia baru lalu Subhan memang bercokol di peringkat 3 kejuaraan. Kemudian melorot ke 5 Besar akibat kesalahan di Rally Jerman yang memaksanya finisih di urutan enam. Kali ini para pesaingnya untuk menjuarai Italia masih yang itu-itu juga, yakni Guerra, Michal Kosciuozko (Polandia), Valeriy Gorban (Ukraina) yang menempati posisi 3 Besar. Ketiganya pun memacu mobil yang sama, Mitsubishi Evo X.

“Mereka itu yang sering menduduki posisi atas dan pasti mengerahkan semua kemampuan di seri ini karena menentukan gelar juara musim 2012. Yang juga tak boleh kami abaikan adalah Marcos Ligato (Argentina) yang sering tampil tak terduga dan juga berobsesi memenangi lomba. Begitu pun pereli tuan rumah, Lorenzo Bertelli, yang sangat menguasai trek di sini. Mudah-mudahan tak ada kendala teknis agar kita bisa bersaing dan kali ini meraih kemenangan,” jelas Subhan mengomentari para rivalnya.

Ligato yang memacu Subaru Impreza WRX STI adalah pereli senior yang sudah 11 tahun malang melintang di kancah PWRC. Ia berada di peringkat empat klasemen dengan selisih 2 angka dari Subhan.

– selesai –

Sekilas PWRC

 

Dulu kelas ini dikenal sebagai Grup N. PWRC dirilis FIA (Federation Internationale de l’Autombile/Federasi Otomotif Internasional) pada 2002 dengan sedikit perubahan regulasi. Mobil yang digunakan adalah produksi massal dengan modifikasi tertentu yang dibolehkan, misalnya penggunaan turbo dan sistem penggerak 4 roda (4 wheel drive).

PWRC merupakan salah satu kelas pendukung WRC, dilombakan bersamaan dengan event WRC dan menggunakan lintasan yang sama. Kompetisi ini dikelola dan di bawah sanksi FIA. Karenanya peserta yang berhak memburu gelar juara dunia adalah mereka yang terdaftar sebagai permanent entry FIA dengan keharusan mengikuti sejumlah seri yang ditetapkan, seperti musim 2012 ini di mana peserta wajib mengikuti minimal 6 dari 8 seri yang terjadwal.

Tahun ini terdaftar 12 peserta tetap PWRC. Dua seri terdahulu, Rally Monaco dan Mexico, hanya diikuti 3 dan 5 pereli PWRC terdaftar. Karena itu enam seri tersisa bakal menyuguhkan persaingan yang amat terbuka.

Seperti halnya GP2 di ajang balap F1, PWRC adalah gerbang terdekat ke WRC sebagai level tertinggi kejuaraan reli dunia. Nasser Al-Attiyah, contohnya, telah memperkuat tim pabrik Citroen di WRC.

Kelas pendukung lainnya adalah  SWRC (Super 2000 World Rally Championship) dan WRC Academy yang bertarung dalam satu merek (Ford Fiesta).

 

SEKILAS BOSOWA

Bosowa Group dirintis dan didirikan oleh tokoh dan pengusaha nasional HM Aksa Mahmud di Makssar, Sulawesi Selatan, 22 Februari 1973, dengan nama CV Moneter. Dengan prinsip dan kerja keras khas masyarakat Bugis, perusahaan yang tadinya bergerak di sektor perdagangan otomotif ini terus membesar dan berkembang secara nasional. Bosowa Group kini merambah dan eksis di berbagai sektor industri dan jasa.

Di sektor otomotif, Bosowa Group tak hanya eksis dengan hak pemasaran berbagai merek mobil di kawasan timur Indonesia. Perusahaan ini juga menunjukkan kepedulian yang besar terhadap olahraga bermotor Indonesia, khususnya reli mobil. Selain rutin menggelar kejuaraan sebagai ajang pembinaan atlet muda, Bosowa pun mendukung sepenuhnya kiprah pereli nasional Subhan Aksa di kejuaraan dunia FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC) sebagai ajang penghubung juara nasional 2009 dan 2010 itu ke WRC yang merupakan level tertinggi reli dunia.

Semen menjadi primadona grup perusahaan ini dengan produk dan merek terkenalnya, Semen Bosowa. Diawali dengan pendirian pabrik PT Semen Bosowa di Maros, Sulsel, pada 1999 dan kemudian berkembang cepat dan menguasai pasar Indonesia Timur.

Sukses di timur, Bosowa masuk pasar Indonesia Barat dengan mendirikan PT Semen Bosowa Batam di Batam, Kepulauan Riau. Dan, terbaru, pada awal Mei 2012 baru lalu, sudah dimulai pembangunan pabrik PT Semen Bosowa Banyuwangi di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kapasitas produksi 1,2 juta ton semen per tahun.

Dengan tiga pabrik itu, Bosowa akan menyuplai sekitar 10% dari total kebutuhan Indonesia yang jumlahnya 45 juta ton pertahun.

PT Semen Bosowa adalah perusahaan swasta nasional yang sepenuhnya dimiliki putra bangsa sendiri.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Feldani Effendy (DeNi)

Deniscomm, Motorsports Public Relations Consultant

HP: +62816 1305658

Email: feldani@deniscomm.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s