Subhan Bawa 8 Poin Penting Untuk Indonesia

Posted: August 26, 2012 in Rally, Reli Jerman
Tags: , , , , , , , , ,

 

Subhan Aksa

Trier/Jerman – Perasaan senang campur kecewa dialami Subhan Aksa di akhir Rally Jerman yang merupakan seri ke-9 WRC dan seri ke-6 PWRC, dua event reli dunia yang berada langsung di bawah naungan FIA (Federasi Otomotif Internasional) yang memperebutkan Juara Dunia untuk masing-masing kelas tersebut.

Senang karena ia kembali membawa pulang poin. Meski hanya 8 angka, itu sangat vital untuk tetap bertarung dan bersaing di kancah Kejuaraan Dunia PWRC yang merupakan ajang resmi dan terdekat dengan WRC.

Subhan mengakhiri lomba setelah menyelesaikan 15 SS (special stage) pada Minggu (26/8) di urutan ke-6. Meski kurang beruntung dari pencapaian sebelumnya sebagai runner up di Rally Acropolis dan Selandia Baru, Subhan tetap mensyukuri hasilnya karena diperoleh dengan perjuangan dan kesabaran tersendiri. Bahwa ada juga rasa kecewa tak lain karena insiden yang terjadi seusai SS9 pada Sabtu (25/8).

Saat itu ia menempati posisi 3 Besar setelah memenangi SS7 dan 8 serta finis ketiga di SS9. Sayang, posisi itu hilang begitu saja karena ia dan navigator Jeff Judd membuat kesalahan dengan kehilangan re-grouping sesuai waktu yang ditentukan. Akibatnya, ia tak diperkenankan ikut SS10, 11, dan 12 sesuai peraturan dan peringkatnya pun terkoresi ke urutan 6.

Ia memang bisa melanjutkan lomba pada Minggu yang menggelar 3 SS terakhir. Tapi, sudah sangat sulit mengejar ketertinggalan waktu sehingga Subhan hanya fokus untuk mempertahankan posisi ke-6 dan itu berhasil ia pertahankan hingga finis SS15 dan berarti tambahan 8 poin.

Cheering from the spectators

“Inilah seninya reli. Tak melulu soal kecepatan, teknologi, dan skill. Tapi, juga pengendalian emosi dan pemahaman serta ketaatan terhadap begitu banyak peraturan yang sangat detil.  Semua yang terjadi di sini jadi pelajaran sangat penting dan saya yakin akan bermanfaat di masa berikutnya, di saat lomba maupun di luarnya,” ujar Subhan yang baru kali ini beraksi di lintasan aspal dengan sejumlah konsekwensinya seperti perubahan gaya menyetir dan penyetelan mobil.

Secara keseluruhan, punggawa Bosowa Rally Team itu tak terlalu kecewa dengan hasil akhir ini karena sebelumnya memang hanya berharap bisa finis 5 Besar. Apalagi, dari 12 kontestan regular PWRC, hanya 7 yang mencapai finis yang membuktikan beratnya ajang ini. Dan, tambahan 8 angka itu membuatnya kini mengoleksi 50 poin meski peringkatnya turun dari 3 Besar menjadi 5 Besar, prestasi yang baru kali ini ditorehkan pereli Indonesia di level kejuaraan dunia.

“Mudah-mudahan di seri berikutnya Rally Italia bisa lebih bagus dan naik peringkat lagi,” tambah Subhan yang menargetkan juara di Italia karena mayoritas rutenya berlangsung di atas gravel/tanah seperti lintasan reli di Indonesia.

Massive Crowds

HASIL LOMBA Rally Germany (Putaran 6 PWRC) 

1. Michal Kosciuszko, 2. Benito Guerra, 3. Marcos Ligato, 4. Ricardo Trivino, 5.  Nicholas Fuchs, 6. Subhan Aksa, 7. Valeriy Gorban

KLASEMEN SEMENTARA PWRC

1.     Benito Guerra (Meksiko/poin 80)

2.     Michal Kosciuzsko (Polandia/65)

3.     Valeriy Gorban (Ukraina/58)

4.     Marcos Ligato (Argentina/52)

5.     Subhan Aksa (Indonesia/50)

6.     Nicholas Fuch (Peru/46)

7.     Ricardo Trivino (Meksiko/42)

– selesai –

Sekilas PWRC

Dulu kelas ini dikenal sebagai Grup N. PWRC dirilis FIA (Federation Internationale de l’Autombile/Federasi Otomotif Internasional) pada 2002 dengan sedikit perubahan regulasi. Mobil yang digunakan adalah produksi massal dengan modifikasi tertentu yang dibolehkan, misalnya penggunaan turbo dan sistem penggerak 4 roda (4 wheel drive).

PWRC merupakan salah satu kelas pendukung WRC, dilombakan bersamaan dengan event WRC dan menggunakan lintasan yang sama. Kompetisi ini dikelola dan di bawah sanksi FIA. Karenanya peserta yang berhak memburu gelar juara dunia adalah mereka yang terdaftar sebagai permanent entry FIA dengan keharusan mengikuti sejumlah seri yang ditetapkan, seperti musim 2012 ini di mana peserta wajib mengikuti minimal 6 dari 8 seri yang terjadwal.

Tahun ini terdaftar 12 peserta tetap PWRC. Dua seri terdahulu, Rally Monaco dan Mexico, hanya diikuti 3 dan 5 pereli PWRC terdaftar. Karena itu enam seri tersisa bakal menyuguhkan persaingan yang amat terbuka.

Seperti halnya GP2 di ajang balap F1, PWRC adalah gerbang terdekat ke WRC sebagai level tertinggi kejuaraan reli dunia. Nasser Al-Attiyah, contohnya, telah memperkuat tim pabrik Citroen di WRC.

Kelas pendukung lainnya adalah  SWRC (Super 2000 World Rally Championship) dan WRC Academy yang bertarung dalam satu merek (Ford Fiesta).

SEKILAS BOSOWA

Bosowa Group dirintis dan didirikan oleh tokoh dan pengusaha nasional HM Aksa Mahmud di Makssar, Sulawesi Selatan, 22 Februari 1973, dengan nama CV Moneter. Dengan prinsip dan kerja keras khas masyarakat Bugis, perusahaan yang tadinya bergerak di sektor perdagangan otomotif ini terus membesar dan berkembang secara nasional. Bosowa Group kini merambah dan eksis di berbagai sektor industri dan jasa.

Di sektor otomotif, Bosowa Group tak hanya eksis dengan hak pemasaran berbagai merek mobil di kawasan timur Indonesia. Perusahaan ini juga menunjukkan kepedulian yang besar terhadap olahraga bermotor Indonesia, khususnya reli mobil. Selain rutin menggelar kejuaraan sebagai ajang pembinaan atlet muda, Bosowa pun mendukung sepenuhnya kiprah pereli nasional Subhan Aksa di kejuaraan dunia FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC) sebagai ajang penghubung juara nasional 2009 dan 2010 itu ke WRC yang merupakan level tertinggi reli dunia.

Semen menjadi primadona grup perusahaan ini dengan produk dan merek terkenalnya, Semen Bosowa. Diawali dengan pendirian pabrik PT Semen Bosowa di Maros, Sulsel, pada 1999 dan kemudian berkembang cepat dan menguasai pasar Indonesia Timur.

Sukses di timur, Bosowa masuk pasar Indonesia Barat dengan mendirikan PT Semen Bosowa Batam di Batam, Kepulauan Riau. Dan, terbaru, pada awal Mei 2012 baru lalu, sudah dimulai pembangunan pabrik PT Semen Bosowa Banyuwangi di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kapasitas produksi 1,2 juta ton semen per tahun.

Dengan tiga pabrik itu, Bosowa akan menyuplai sekitar 10% dari total kebutuhan Indonesia yang jumlahnya 45 juta ton pertahun.

PT Semen Bosowa adalah perusahaan swasta nasional yang sepenuhnya dimiliki putra bangsa sendiri.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Feldani Effendy (DeNi)

Deniscomm, Motorsports Public Relations Consultant

HP: +62816 1305658

Email: feldani@deniscomm.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s