Suksesi di Puncak Klasemen Kejurnas

Posted: July 8, 2012 in Rally, Reli Sergai 2012 Medan
Tags: , , ,

Lintasan Sangat Licin

Serdang Bedagai/Sumut – Ganasnya lintasan Sergai Rally 2012 di Serdang Bedagai, Sumatera Utara, benar-benar dirasakan Subhan Aksa yang saat ini berkiprah di FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC) dengan posisi 3 Besar.

Ia gagal memetik poin di putaran kedua Kejuaraan Nasional ini setelah terhenti di SS (Special Stage) 6, SS pertama dari 4 SS yang harus dituntaskan sepanjang Minggu (8/7).  Girboks Mitsubishi Lancer Evolution X yang digebernya masih bermasalah seperti juga terjadi di hari kedua. Hanya saja, kali ini ia dan navigator Hade Mboi tak lagi bisa berbuat banyak karena persneling pacuannya sama sekali tak berfungsi. Pasangan ini pun terpaksa ke luar arena dan merelakan posisinya sebagai pemimpin klasemen kejurnas beralih sementara ini ke Rizal Sungkar yang memenangi seri ini.

Subhan yang menjuarai seri pertama Langkat Rally kini tertinggal 16 angka dari Rizal yang bercokol di puncak klasemen sementara dengan 36 poin.

Dikerubungi wartawan saat kembali ke arena service area, ia tampak santai dan kembali memuji variasi lintasan yang disuguhkan panitia.

“Kalau ditanya kecewa, ya pasti adalah sedikit. Tapi, secara keseluruhan saya benar-benar menikmati lomba ini. Penuh tantangan. Berbagai macam bentuk lintasan ada di sini. Benar-benar komplit dan menguji ketrampilan mengemudi maupun performa kendaraan. Soal hasil, inilah olahraga reli, kadang menang dan kadang kalah,” katanya.

Kurang fitnya pacuan Subhan sebenarnya sudah terlihat penonton saat memulai hari ketiga dengan start di SS6 Rambong Sialang C yang seluruh lintasannya becek akibat hujan deras pada malam sebelumnya. Pereli berusiaa 25 itu melakoni start tak seapik sebelumnya. Dan, 3 km selepas start, kerusakan itu terjadi tanpa bisa tertolong lagi. Subhan maupun Hade tak bisa memastikan sebab terulangnya kerusakan itu. “Yang jelas, perbaikan sebelumnya memang kurang maksimal akibat keterbatasan waktu,” terang Hade.

Terhentinya Subhan memuluskan langkah Rizal menuju gelar juara. Kedua pereli nasional inilah yang bertarung ketat di baris depan setelah jagoan tuan rumah, Ijeck/Uche, kehilangan banyak waktu akibat kerusakan girboks di SS4 dan gagal mengikuti SS5.

Tanpa Subhan, Rizal tak perlu berjuang keras menyelesaikan tiga SS terakhir dan meluncur ke podium sebagai juara. Ijeck sendiri akhirnya finis di urutan 10 sehingga masih bertahan di 4 Besar klasemen umum Kejurnas Reli  2012.

HASIL LOMBA

1.     Rizal Sungkar/Endrue Fasa (Subaru), 2 jam 28,28 detik.

2.     Brian Green/Fleur Pedersen (Mitubishi)– 2:32,49.

3.     Roby Harahap/Boy M (Mitsubishi)– 2:35,05.

4.     Dade Nasution/Zulfikar Pane (Subaru)– 2:37,57.

5.     David Saputra/Ade Ramadhan (Subaru)– 2:39,26.

KLASEMEN SEMENTARA KEJURNAS 2012

  1. Rizal Sungkar (poin 36)
  2. Subhan Aksa (20)
  3. Roby Harahap (16)
  4. Ijeck (15)
  5. Harun Nasution (11).

SEKILAS BOSOWA

Bosowa Group dirintis dan didirikan oleh tokoh dan pengusaha nasional HM Aksa Mahmud di Makssar, Sulawesi Selatan, 22 Februari 1973, dengan nama CV Moneter. Dengan prinsip dan kerja keras khas masyarakat Bugis, perusahaan yang tadinya bergerak di sektor perdagangan otomotif ini terus membesar dan berkembang secara nasional. Bosowa Group kini merambah dan eksis di berbagai sektor industri dan jasa.

Di sektor otomotif, Bosowa Group tak hanya eksis dengan hak pemasaran berbagai merek mobil di kawasan timur Indonesia. Perusahaan ini juga menunjukkan kepedulian yang besar terhadap olahraga bermotor Indonesia, khususnya reli mobil. Selain rutin menggelar kejuaraan sebagai ajang pembinaan atlet muda, Bosowa pun mendukung sepenuhnya kiprah pereli nasional Subhan Aksa di kejuaraan dunia FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC) sebagai ajang penghubung juara nasional 2009 dan 2010 itu ke WRC yang merupakan level tertinggi reli dunia.

Semen menjadi primadona grup perusahaan ini dengan produk dan merek terkenalnya, Semen Bosowa. Diawali dengan pendirian pabrik PT Semen Bosowa di Maros, Sulsel, pada 1999 dan kemudian berkembang cepat dan menguasai pasar Indonesia Timur.

Sukses di timur, Bosowa masuk pasar Indonesia Barat dengan mendirikan PT Semen Bosowa Batam di Batam, Kepulauan Riau. Dan, terbaru, pada awal Mei 2012 baru lalu, sudah dimulai pembangunan pabrik PT Semen Bosowa Banyuwangi di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kapasitas produksi 1,2 juta ton semen per tahun.

Dengan tiga pabrik itu, Bosowa akan menyuplai sekitar 10% dari total kebutuhan Indonesia yang jumlahnya 45 juta ton pertahun.

PT Semen Bosowa adalah perusahaan swasta nasional yang sepenuhnya dimiliki putra bangsa sendiri.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Feldani Effendy (DeNi)

Deniscomm, Motorsport Public Relations Consultant

HP: +62816 1305658

Email: feldani@deniscomm.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s