Pertaruhan Subhan – Rizal di Hari Ke-3

Posted: July 7, 2012 in Rally, Reli Sergai 2012 Medan
Tags: , , ,

Lintasan Menantang

Serdang Bedagai/Sumut – Hari kedua kejuaraan nasional reli mobil di Serdang Bedagai, Sumatra Utara, Sabtu (7/7) diwarnai beberapa insiden dan drama para pereli papan atas nasional. Peringatan Subhan Aksa bahwa ajang reli ini sangat menantang dan berbahaya terbukti karena begitu banyak peserta yang terkendala dengan berbagai sebab.

Andalan tuan rumah, Ijeck/Uche (Subaru), yang juga Ketua Pengprov IMI Sumut menjadi korban pertama.  Ia terhenti usai Special Stage (SS3) karena kerusakan girboks. Padahal, di SS2 ia tampil gemilang dengan mengalahkan dua pereli unggulan lainnya, Subhan Aksa/Hade Mboi (Mitsubishi Evo X) dan Rizal Sungkar/Endrue Fasa (Subaru). Tak tanggung, ia memukul Subhan 15 detik dan Rizal 20 detik.

Itu  membuat persaingan ketiganya kembali ketat setelah di SS1 Ijeck dikalahkan Subhan dengan selisih 43 detik.

Di SS4 Rambong Sialang C, giliran Subhan yang ketiban apes. Baru 7 km melaju, ban kiri belakangnya pecah dan kemudian juga diikuti kerusakan rem dan persneling.  Jadilah pereli permanen di kejuaraan dunia FIA 2012 World Rally Championship ini menyusuri 13 km berikutnya dengan perjuangan dan kesabaran ekstra tinggi dengan laju mobil terseret-seret tanpa rem sama sekali. Di sisi lain, Rizal tampil apik sehingga ia megambil alih pimpinan sementara dari Subhan dengan keunggulan 24 detik.

Ban Pecah

Berikutnya di SS5 di wilayah sama, gentian Rizal yang apes. Mobilnya kebablasan di sebuah tikungan dan mencapai pos finis dengan waktu  15 menit 6 detik, atau kalah 15 detik dari Subhan.

Hari kedua yang melombakan lima SS ini ditutup Rizal dengan kepemimpinan sementara di kejuaraan umum. Ia unggul 9 detik atas Subhan.  Selisih 9 detik inilah yang akan dipertaruhkan Subhan dan Rizal di hari terakhir Minggu (8/7) untuk mencapai podium sebagai juara dan pada step berikutnya memuluskan langkah menjuarai seri nasional.

“Seperti saya katakan sejak awal, tak bisa gegabah di Sergai Rally ini. Karakter lintasannya unik dan sangat menantang. Banyak trek lurus yang memungkinkan mobil dipacu sampai gigi lima, tapi di ujungnya sudah menunggu tikungan yang tajam.  Itu yang membuat kopling dan rem dipaksa bekerja keras, begitu pula konsentrasi di balik kemudi,” kata pemimpin klasemen sementara kejurnas ini setelah memenangi putaran pertama di Langkat Rally lalu.

Subhan berharap tim mekaniknya bisa memperbaiki kerusakan mobil lebih baik lagi karena sebelumnya perbaikan dilakukan kurang maksimal akibat keterbatasan waktu. Dengan begitu ia bisa berjuang mengejar defisit 9 detik dari Rizal dalam 4 SS tersisa pada Minggu (8/7).

“Semoga kondisi mobil membaik. Sembilan detik dalam 4 SS terakhir  bukan hal mudah untuk dilampaui, tapi saya dan Hade akan berupaya untuk kembali ke posisi teratas,” kata Subhan menjanjikan duel menarik pada Minggu ini.

POSISI 5 BESAR SAMPAI SS 5

1.     Rizal Sungkar/Endrue Fasa (Subaru), total waktu 1 jam 15 menit 26 detik.

2.     Subhan Aksa/Hade Mboi (Mitusbishi), 1:15:35.

3.     Roby Harahap/Boy Martadinata (Mitsubishi Evo IX), 1:17:50.

4.     Brian Green/Fleur Petersen (Mitsubishi Evo VIII), 1:19:46.

5.     Dade Nasution/Zulfikar Pane (Subaru), 1:20:06.

SEKILAS BOSOWA

Bosowa Group dirintis dan didirikan oleh tokoh dan pengusaha nasional HM Aksa Mahmud di Makssar, Sulawesi Selatan, 22 Februari 1973, dengan nama CV Moneter. Dengan prinsip dan kerja keras khas masyarakat Bugis, perusahaan yang tadinya bergerak di sektor perdagangan otomotif ini terus membesar dan berkembang secara nasional. Bosowa Group kini merambah dan eksis di berbagai sektor industri dan jasa.

Di sektor otomotif, Bosowa Group tak hanya eksis dengan hak pemasaran berbagai merek mobil di kawasan timur Indonesia. Perusahaan ini juga menunjukkan kepedulian yang besar terhadap olahraga bermotor Indonesia, khususnya reli mobil. Selain rutin menggelar kejuaraan sebagai ajang pembinaan atlet muda, Bosowa pun mendukung sepenuhnya kiprah pereli nasional Subhan Aksa di kejuaraan dunia FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC) sebagai ajang penghubung juara nasional 2009 dan 2010 itu ke WRC yang merupakan level tertinggi reli dunia.

Semen menjadi primadona grup perusahaan ini dengan produk dan merek terkenalnya, Semen Bosowa. Diawali dengan pendirian pabrik PT Semen Bosowa di Maros, Sulsel, pada 1999 dan kemudian berkembang cepat dan menguasai pasar Indonesia Timur.

Sukses di timur, Bosowa masuk pasar Indonesia Barat dengan mendirikan PT Semen Bosowa Batam di Batam, Kepulauan Riau. Dan, terbaru, pada awal Mei 2012 baru lalu, sudah dimulai pembangunan pabrik PT Semen Bosowa Banyuwangi di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kapasitas produksi 1,2 juta ton semen per tahun.

Dengan tiga pabrik itu, Bosowa akan menyuplai sekitar 10% dari total kebutuhan Indonesia yang jumlahnya 45 juta ton pertahun.

PT Semen Bosowa adalah perusahaan swasta nasional yang sepenuhnya dimiliki putra bangsa sendiri.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Feldani Effendy (DeNi)

Deniscomm, Motorsport Public Relations Consultant

HP: +62816 1305658

Email: feldani@deniscomm.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s